Lelah rasanya mengerjakan beberapa bagian dari tugas kuliah hari ini, referensi buku sudah di cantumkan dan masih membutuhkan beberapa referensi penunjang dari sumber online / internet.
Iklan tersebut benar-benar membuat saya harus berfikir keras sampai tidak percaya, Ini kan situs Pendidikan ? Muncul banyak sekali tanya di dalam memori saya pada saat itu, apakah tidak ada pihak atau oknum yang memperhatikan dinamika konten yang ada di internet, misalnya situs situs yang seperti ini.
Terlepas dari kejadian ini, lantas saya berfikir seandainya situs ini diakses oleh adik saya yang saat ini hampir menjadi Siswa SMA, lebih ganas lagi, bagaimana seandainya jika banyak pelajar di Negeri ini ketika mengalami hal yang sama seperti saya. Parah sekali, Ini situs Pendidikan Bung ! Parah tidak ? Situs pendidikan saja menampilkan konten seperti ini, Lalu bagaimana lagi dengan situs non pendidikan? bisakah kita bayangkan? Apa memang Pemerintah dan Orang Tua dalam hal ini dapat kita katakan sudah serius menangai konten pornografi
Internet saat ini memang sudah tidak bisa lagi di lepaskan dengan masyarakat, bahkan Internet itu sendiri sangat berperan dalam proses pendidikan, banyak sekali bahan ajar yang bermutu di internet untuk membantu siswa dan guru dalam memahami pelajaran. Untuk itu perlu nya kepedulian yang besar dari kita semua, mulai dari orang Tua, Pemerintah dan kita semua. Mengapa demikian?
Konten dewasa sebenarnya memang sulit sekali di bendung, Adik adik kita yang masih SMP dan SMA termasuk rekan rekan Mahasiswa sudah masuk kedalam kategori Gede, yang Notabene nya sudah mampu menggunakan perangkat komputer dan Internet, Mereka sudah bisa mencari dan menemukan konten yang ada di Internet, tentang apakah itu konten positif dan Negatif.
Sudah menjadi fenemena yang menyakitkan di Negeri kita, Rusaknya mental pelajar terutama dalam pornografi sudah sulit dibendung, Internet adalah satu dari banyak nya media yang paling bital dalam hal ini, Pelajar banyak pula yang sudah dengan sangat mahir menemukan situs dewasa yang ada di internet, toh bagaimana lagi dengan Iklan Dewasa yang muncul di Situs Pendidikan, siswa dapat mendapatkan masukkan negatif semudah mengklik banner atau iklan bergerak dari situs tersebut.
Perlu upaya mendalam dan kerja sama dari kita semua, Pemerintah atau Badan khusus yang menangani pengawasan media, serta peran orang tua yang mana keluarga merupakan basic dasar pergaulan anak.
Semoga sedikit olesan pengalaman saya dapat memberi masukkan kepada kita semua. mengapa ada iklan dewasa di situs pendidikan ? Tanyakan ??

Tidak ada komentar untuk " Mengapa Ada Iklan Dewasa di Artikel Pendidikan "